Piknik itu penting, kenapa? Karena piknik dapat
mengurangi beban pikiranmu setelah seminggu atau sebulan lebih berkutat dengan
aktivitas kantor ataupun sekolah. Piknik juga dapat membuat hubungan keluarga
atau pertemanan menjadi lebih hangat.
Setelah melewati masa-masa suram UAS, kami
satu kelas berencana untuk kemah. Kami memilih berkemah di kawasan nusa dua
tepatnya di pantai honeymoon. Tiba di lokasi, hujan pun menyapa tapi akankah
kita pulang? TIDAK. Justru hujan membuat kita semakin romantis. sekali lagi;
romantis. Sekali lagi; ro-man-tis. Kenapa diulang-ulang? Karena biar romantiss.
(oke skip). Next, for your information:
karena tempat ini masih berstatus secret beach, akses ke pantai ini masih belum
bagus alias belum diaspal jadi pas
banget ketika kita sampai disana jalannya becek. tapi kembali lagi, karena
merupakan secret beach jadi pantainya masih bagus, bebas dari sampah dan belum
tercemar J.
Dari pantai ini kita dapat melihat pesawat lalu-lalang karena bandara ngurah
rai terletak kira-kira 15km dari pantai honeymoon.
Hari menjelang malam, waktunya mencari kayu bakar. Saat
mengumpulkan kayu bakar ada berita gembira dan ada berita buruk. Berita gembiranya
adalah, masing-masing orang sudah mendapatkan kayu bakar sedangkan berita buruknya
adalah kayu bakar yang kita kumpulkan sedikit basah karena hujan tadi siang. Alhasil
kita memerlukan banyak minyak tanah agar api bisa menyala. Masalah tidak
berhenti sampai disitu. Masalah yang kedua adalah persediaan minyak tanah kita
habis sedangkan api belum menyala, akhirnya kita memutuskan untuk memakai
bensin. Apa bro? Bensin! Yak benar sekali. Bensin. Yang kita dapatkan dari masing-masing
motor.
Dengan kekuatan bensin dan doa, api akhirnya
menyala. Horeee wohooo!! Akhirnya makan juga. Ubi, sosis, air, tenda semua
dibakar (sebelum api padam kembali) maklum anginnya kenceng banget. *teng-teng
(suara lonceng) sosis dan ubi sudah matang. Ketika kita makan rasanya hmm... sedap
rasa bensin!
Menurut kalian, apa yang akan kita lakukan?
A. Membuangnya.
B.
Pergi ke tempat makan terdekat.
C.
Menelpon delivery food.
D.
Puasa.
Jawabannya adalah...
Kita - tetap - memakannya!
Karena kalau kita pergi ke tempat makan,
jalan keluar pantai tersebut becek. Bensin motor juga habis. Kalau menelpon
delivery food, palingan tukang kirimnya kesasar. Kan secret beach. Maka dari itu
kita semua tetap bersyukur dan melahap ubi serta sosis rasa bensin.
Keesokan harinya, kita semua bangun
pagi-pagi dibangunkan oleh matahari yang bangun dari peraduannya terbit dari
ufuk timur. Menikmati sunrise di pulau dewata memang tak ada duanya.
Oke, setelah menikmati sunrise ternyata
si masalah datang lagi. Masalah kali ini adalah tidak adanya fasilitas umum MCK
alias toilet di sekitar tempat kita kemah. Kenapa kita mencari toilet? Yaa mungkin
sudah bisa ditebak, kebiasaan manusiawi yang harus dilakukan pagi-pagi. Karena tidak
ada toilet kita terpaksa kita tahan sampai di rumah J. Kita semua serentak mengalami
masalah perut yang sama mungkin karena makan sosis dan ubi rasa bensin.
Jika kalian merasa sudah berada di titik jenuh,
bosan dengan rutinitas, segeralah merencanakan liburan. Melupakan kesibukan
kantor ataupun sekolah, keluarlah dari ruangan ber-AC, berhenti sejenak menatap
monitor ataupun papan tulis.
Pergilah untuk berlibur berkumpul bersama
teman-teman atau keluarga, bersenda gurau, pergi dari hiruk-pikuk kota, melihat
dan menikmati alam bebas. Masalah yang dihadapi ketika piknik membuat kita
lebih ingat dan mengenang kejadian tersebut di kemudian hari. Menyenangkan
bukan?
Jika saya mendapat kesempatan berlibur di bogor saya
akan sangaaaaatt merasa senang. Karena itu merupakan liburan bukan ujian. Orang
yang akan saya ajak berlibur adalah keluarga tercinta. Hal yang akan saya
lakukan ketika berlibur di bogor yaitu mengabadikan momen-momen dengan keluarga
dan menikmati makanan khas daerah setempat.